Lompat ke isi utama

Berita

Dari Sekolah untuk Demokrasi, Bawaslu Labura Edukasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 1 Marbau

Bawaslu Labura melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih pemula kepada siswa SMA Negeri 1 Marbau, Senin (24/8/2026).

Bawaslu Labura melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih pemula kepada siswa SMA Negeri 1 Marbau, Senin (24/8/2026).

Labuhanbatu Utara, 24 Agustus 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu Utara melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih pemula di SMA Negeri 1 Marbau, Senin (24/8/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Labura Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H), Supriadi, didampingi Koordinator Sekretariat Bawaslu Labura, Suriyanto, SE, beserta jajaran staf.

Dorong Pemilih Pemula Siapkan Administrasi Kepemiluan

Dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu Labura memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mempersiapkan diri sebagai pemilih, khususnya bagi siswa yang telah berusia 17 tahun.

Bawaslu mengimbau para siswa yang telah memenuhi usia wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk segera mengurus dokumen kependudukan tersebut. Hal ini menjadi salah satu langkah penting agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu dan Pilkada Tahun 2029.

Pemilih pemula dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Karena itu, pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih perlu diberikan sejak dini.

Tolak Politik Uang, Jaga Integritas Pilihan

Selain memberikan pemahaman mengenai hak pilih, Bawaslu Labura juga mengingatkan para siswa untuk menjaga integritas dalam menentukan pilihan politik.

Para pemilih pemula diimbau untuk menolak politik uang (money politic) dan tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun yang dapat memengaruhi pilihan dalam Pemilu maupun Pilkada.

Supriadi menekankan bahwa hak pilih merupakan hak yang berharga dan harus digunakan secara bertanggung jawab. Pemilih tidak boleh menentukan pilihan karena tekanan, pemberian, maupun imbalan tertentu, tetapi berdasarkan pertimbangan dan keyakinan masing-masing.

Membangun Generasi Pemilih yang Berintegritas

Sosialisasi pemilih pemula di SMA Negeri 1 Marbau menjadi bagian dari upaya Bawaslu Labura dalam membangun kesadaran demokrasi sejak lingkungan sekolah. Generasi muda tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pemilih pada 2029, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang turut menjaga proses demokrasi tetap jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui pendidikan pemilih, Bawaslu Labura berharap para siswa dapat memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang menggunakan hak pilih, tetapi juga tentang menjaga pilihan agar tetap bebas dari politik uang dan kepentingan yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi.

“Kenali hakmu, gunakan pilihanmu, dan tolak politik uang. Demokrasi yang kuat lahir dari pemilih yang cerdas dan berintegritas.”

Penulis : Imamul Hakim

Foto : Dika Prayogi